• Cerita Puspita

    Hidup Luxury di Belanda?

    Kami baru saja tiba di Kuala Lumpur. Saat berada di dalam taksi dari bandara menuju hotel, sopir taksi bertanya kepadaku, aku berasal dari mana. “Indonesia,” jawabku. Katanya, dia sudah tahu kalau aku dari Indonesia. Beberapa kali dia mendengar aku menyebut Indonesia ketika berbicara dengan Caesar dan Milan tentang bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Namun, yang sebenarnya ingin dia ketahui adalah di negara mana aku tinggal sekarang karena dia juga mendengar kami berbicara menggunakan bahasa lain yang tidak akrab di telinganya. “Aku tinggal di Belanda,” kataku. Setelah itu, dia mulai menyampaikan pendapat pribadinya. Menurutnya, aku pasti beruntung dan senang tinggal di Belanda karena hidupku tentu lebih luxury daripada ketika tinggal di…